PAPMA "KASIH"
Perkumpulan Pengajaran Mempelai Alkitabiah "Kasih"
Register    
slide1
slide2
slide3

Okt
27

Pasukan Tuhan yang Siap

Pasukan Tuhan yang Siap
Uncategorized
"Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan. Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu. Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka. Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.” Kisah Para Rasul 2:21-22

Sebagaimana ayat Firman Tuhan di atas, Yesus menanggung siksaan bahkan hingga mati di salib, sudah direncanakan oleh Allah sendiri untuk menebus dosa-dosa kita. Oleh darah Yesus sekarang kita dijadikan sebagai jemaat-Nya. Karena tanpa darah Yesus tidak mungkin jemaat-Nya terbentuk. Namun tidak mungkin Yesus tetap di dalam kuasa maut. Allah telah membangkitkan Yesus dari kuasa maut. Sekarang Yesus telah bangkit dan hidup.

Namun tanpa disadari seringkali sekarang banyak orang Kristen justru menyalibkan Yesus kembali. Yaitu orang Kristen yang sudah menerima kebaikan Tuhan, sudah merasakan betapa besarnya berkat dengan telah mengecap Firman Tuhan, tetapi kemudian menjadi murtad. Kemurtadan ini dapat disamakan dengan menyalibkan Tuhan lagi. Kepada orang seperti ini sudah tidak mungkin dapat diperbarui lagi sehingga dia bertobat. Dapat kita baca dalam Ibrani 6:1-6, "Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah, yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal. Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Allah mengizinkannya. Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus, dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang, namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum.”

Sebagai jemaat Tuhan, kita harus menjadi tentara atau pasukan Tuhan. Pasukan Tuhan harus siap dengan membawa pedang dan tombak. Karena kita menghadapi serangan belalang pengerip, belalang pindahan, belalang pelompat dan belalang pelahap. Mata bajak harus diubah menjadi pedang dan pisau pemangkas diubah menjadi tombak. Mata bajak dan pisau pemangkas menggambarkan segala pekerjaan kita di dunia. Artinya, jika kita menjadi tentara atau pasukan Tuhan jangan kita disibukkan dengan ladang pekerjaannya sendiri. Kesibukan itu menjadi penghalang tentara Tuhan untuk siap. Dapat kita lihat pada Yoel 2:11, "Dan TUHAN memperdengarkan suara-Nya di depan tentara-Nya. Pasukan-Nya sangat banyak dan pelaksana firman-Nya kuat. Betapa hebat dan sangat dahsyat hari TUHAN! Siapakah yang dapat menahannya?” Juga dalam Yoel 3:9-10, "Maklumkanlah hal ini di antara bangsa-bangsa: bersiaplah untuk peperangan, gerakkanlah para pahlawan; suruhlah semua prajurit tampil dan maju! Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: "Aku ini pahlawan!"

Jika kita mau menjadi pasukan Tuhan maka Tuhan sendiri akan memulihkan segala yang telah dirusak oleh belalang. Sehingga kita akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang dan kita akan memuji Tuhan yang telah melakukan keajaiban bagi kita. Ditulis dalam Yoel 2:23-26, "Hai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena TUHAN, Allahmu! Sebab telah diberikan-Nya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkan-Nya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu. Tempat-tempat pengirikan menjadi penuh dengan gandum, dan tempat pemerasan kelimpahan anggur dan minyak. Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip, tentara-Ku yang besar yang Kukirim ke antara kamu. Maka kamu akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang, dan kamu akan memuji-muji nama TUHAN, Allahmu, yang telah memperlakukan kamu dengan ajaib; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.” Jangan takut! Tuhan melakukan perkara yang besar bagi kita. Haleluya!



Post a comment