PAPMA "KASIH"
Perkumpulan Pengajaran Mempelai Alkitabiah "Kasih"
Register    
slide1
slide2
slide3

Apr
12

Kembali ke Suasana Taman Eden

Kembali ke Suasana Taman Eden
Uncategorized
Karena kejatuhan dalam dosa, manusia diusir keluar dari taman Eden dan hidupnya penuh susah payah dan dengan berpeluh untuk mencari rezeki, letih lesu dan menanggung beban yang berat, sebagaimana ditulis dalam Kejadian 3:17-19; Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu: semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu; dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu."

Tuhan akan membawa kita kembali ke dalam suasana Taman Eden, suasana penuh kebahagiaan. Bagaikan tanah yang tandus dan sunyi sepi akan menjadi tempat yang baik untuk didiami. Tuhan sendiri yang akan menjemput kita untuk masuk dalam suasana Taman Eden. Ditulis dalam Yehezkiel 34:24, 35, "Aku akan menjemput kamu dari antara bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari semua negeri dan akan membawa kamu kembali ke tanahmu. … Sebaliknya mereka akan berkata: Tanah ini yang sudah lama tinggal tandus menjadi seperti taman Eden dan kota-kota yang sudah runtuh, sunyi sepi dan musnah, sekarang didiami dan menjadi kubu.”

Untuk masuk dalam suasana Taman Eden, Tuhan akan mengadakan pembaruan dalam hidup kita. Tuhan mentahirkan kita dari segala kenajisan, dan Tuhan memberikan hati yang baru dan roh yang baru, yaitu hati yang taat. Yehezkiel 36:25-29 menyebutkan: "Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu. Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya. Dan kamu akan diam di dalam negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu dan kamu akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu.”

Setelah kita mengalami pembaruan dalam hidup kita, kita masuk dalam suasana Taman Eden di mana di dalamnya ada kelimpahan berkat. Yehezkiel 36:29-31 menyebutkan: "Aku akan melepaskan kamu dari segala dosa kenajisanmu dan Aku akan menumbuhkan gandum serta memperbanyaknya, dan Aku tidak lagi mendatangkan kelaparan atasmu. Aku juga memperbanyak buah pohon-pohonanmu dan hasil ladangmu, supaya kamu jangan lagi menanggung noda kelaparan di tengah bangsa-bangsa. Dan kamu akan teringat-ingat kepada kelakuanmu yang jahat dan perbuatan-perbuatanmu yang tidak baik dan kamu akan merasa mual melihat dirimu sendiri karena kesalahan-kesalahanmu dan perbuatan-perbuatanmu yang keji.”  Dari ayat yang telah kita baca ini, kita tahu bahwa orang yang masuk ke dalam Taman Eden ini bukanlah orang yang merasa diri baik dan benar, namun sebaliknya justru orang yang penuh dosa namun telah ditahirkan dan mengalami pembaruan.

Suasana Taman Eden ini sangat indah, bayangkan saja suatu taman yang penuh segala batu permata dan emas. Tentang hal ini dapat kita baca dalam Yehezkiel 28:13, "Engkau di taman Eden, yaitu taman Allah penuh segala batu permata yang berharga: yaspis merah, krisolit dan yaspis hijau, permata pirus, krisopras dan nefrit, lazurit, batu darah dan malakit. Tempat tatahannya diperbuat dari emas dan disediakan pada hari penciptaanmu.”

Jika Tuhan memulihkan keadaan kita, maka sekalipun keadaan kita bagaikan reruntuhan atau gersang bagaikan padang gurun, akan berubah menjadi seperti taman Tuhan dan ada penghiburan sehingga terdapat kegirangan dan sukacita, dan kita akan menyanyikan nyanyian syukur dan lagu yang nyaring. Yesaya 51:3 menyebutkan: "Sebab TUHAN menghibur Sion, menghibur segala reruntuhannya; Ia membuat padang gurunnya seperti taman Eden dan padang belantaranya seperti taman TUHAN. Di situ terdapat kegirangan dan sukacita, nyanyian syukur dan lagu yang nyaring.” Juga disebutkan dalam Yesaya 35:10, "dan orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.” Bahkan akan terjadi banyak tanda-tanda ajaib atau mujizat serta perkara-perkara yang besar. Ditulis dalam Yesaya 35:5-9. "Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara; tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam, dan tanah kersang menjadi sumber-sumber air; di tempat serigala berbaring akan tumbuh tebu dan pandan. Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebutkan Jalan Kudus; orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya, dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya. Di situ tidak akan ada singa, binatang buas tidak akan menjalaninya dan tidak akan terdapat di sana; orang-orang yang diselamatkan akan berjalan di situ.” Tidak ada perkara yang tidak mungkin atau mustahil, bila Tuhan memulihkan akan ada perkara besar dan kegirangan yang luar biasa.



Post a comment