Khotbah (Teks)

     
  Suara Panggilan Tuhan Suara Panggilan Tuhan
Apr 12 at 4:32   Views: 1731
Undangan "marilah” untuk masuk dalam perjamuan malam kawin Anak Domba masih diserukan. Hendaknya kita yang mendengar undangan ini segera datang dan juga berkata marilah kepada yang lain. Ditulis dalam Wahyu 22:17-18, "Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang." Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!
Post a comment
  Rendah Hati dan Lemah Lembut Menerima Firman Tuhan Rendah Hati dan Lemah Lembut Menerima Firman Tuhan
Apr 12 at 4:19   Views: 2367
Sebagai umat Tuhan seringkali tanpa kita sadari, kita demikian sibuk dalam melayani. Sekilas tampaknya ini hal yang baik namun sayang sekali karena segala kesibukan itu membuat tidak ada waktu untuk mendengar suara Tuhan, tidak dapat beribadah dengan baik. Ditulis dalam Lukas 10:38-42, Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya. Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku." Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."
Post a comment
  Kembali ke Suasana Taman Eden Kembali ke Suasana Taman Eden
Apr 12 at 4:08   Views: 1982
Karena kejatuhan dalam dosa, manusia diusir keluar dari taman Eden dan hidupnya penuh susah payah dan dengan berpeluh untuk mencari rezeki, letih lesu dan menanggung beban yang berat, sebagaimana ditulis dalam Kejadian 3:17-19; Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu: semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu; dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu."
Post a comment