Khotbah (Teks)

     
  Marilah Datang Kepada-Ku Marilah Datang Kepada-Ku
Des 29 at 8:25   Views: 898
Marilah kita sejenak merenungkan hari-hari yang telah kita lewati. Mungkin banyak kesulitan dan penderitaan yang telah kita alami, namun harus kita akui bahwa demikian banyak juga pertolongan dan keajaiban yang telah Tuhan kerjakan. Tuhan adalah Penolong itu telah terbukti. Dia tidak pernah membiarkan dan meninggalkan kita. Pada saat kita merasa lemah, letih dan lesu serta menanggung beban berat, Dia berkata: "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
Post a comment
  Allah Sumber Damai Sejahtera Allah Sumber Damai Sejahtera
Des 29 at 8:20   Views: 3031
Disadari atau tidak, sebenarnya hidup manusia di dunia ini penuh kegelisahan karena beban hidup yang berat. Dikatakan dalam Ayub 14:1, "Manusia yang lahir dari perempuan, singkat umurnya dan penuh kegelisahan.” Bahkan jika kita baca dalam Mazmur 55:5 dikatakan: "Hatiku gelisah, kengerian maut telah menimpa aku.” Namun kita patut bersyukur karena Yesus begitu mengasihi kita. Dia menawarkan ketenangan dan kelegaan, asal saja kita mau datang kepada Dia. Matius 11:28-29 mengatakan: Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.”
Post a comment
  Tuhan Memberikan Kekuatan yang Baru Tuhan Memberikan Kekuatan yang Baru
Des 29 at 8:16   Views: 1939
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan. Matius 11:28-30. Tuhan menyediakan kelegaan dan ketenangan kepada setiap kita yang menanggung beban berat dan merasa letih dan lesu. Datang dan serahkan segala beban hidup kita kepada Yesus, Dia pribadi yang lemah lembut dan rendah hati.
Post a comment
  Dalam Tubuh Kristus Tidak Boleh Ada Perpecahan Dalam Tubuh Kristus Tidak Boleh Ada Perpecahan
Des 29 at 8:08   Views: 2339
Merupakan nasihat dari Rasul Paulus agar kita seia sekata, bersatu dan sehati sepikir supaya tidak terjadi perpecahan. Tentang hal ini dituliskan dalam 1 Korintus 1:10, "Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.” Kita harus sangat berwaspada terhadap roh pemecah belah ini, karena ini merupakan usaha iblis memecah belah baik sidang jemaat bahkan sampai dalam nikah dan keluarga. Yudas 1:18-19 menulis, "Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: "Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka." Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.”
Post a comment
  Mengenal Yesus dengan Benar Mengenal Yesus dengan Benar
Des 03 at 8:19   Views: 742
"Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup -- itulah yang kami tuliskan kepada kamu.” 1 Yohanes 1:1
Post a comment
  Tanah Hati yang Baik Tanah Hati yang Baik
Des 03 at 8:11   Views: 2074
Berbahagialah kita yang kesukaannya adalah Firman Tuhan, bahkan merenungkannya di siang dan malam. Bagaikan tanaman yang di tepi air yang selalu menghasilkan buah, apa saja yang kita perbuat pasti berhasil. Untuk itu hati kita harus bagaikan tanah yang baik sehingga benih Firman yang ditaburkan dapat bertumbuh dengan baik dan menghasilkan buah. Matius 13:16-23 menyebutkan: "Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya. Karena itu, dengarlah arti perumpamaan penabur itu. Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan. Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira. Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itu pun segera murtad. Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah. Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."
Post a comment
  Berbahagialah Kita Berbahagialah Kita
Des 03 at 8:02   Views: 670
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin. Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar; sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan. Mazmur 1:1-6.
Post a comment
  Hidup dalam Kebenaran Hidup dalam Kebenaran
Des 03 at 7:59   Views: 989
Berbahagialah kita jika kita dapat melihat dan mendengar Firman Tuhan bahkan dapat mengertinya. Karena banyak orang yang ingin melihat dan mendengar apa yang kita lihat dan dengar tetapi tidak dapat. Ataupun mereka melihat dan mendengar Firman Tuhan tetapi tetap tidak dapat mengerti. Matius 13:11-16 menulis: Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti. Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap. Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka. Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.
Post a comment